Home » » SISTEMATIKA TUMBUHAN:PENDAHULUAN

SISTEMATIKA TUMBUHAN:PENDAHULUAN

             Tumbuhan adalah penegak dari sebagian besar ekosisitem terestrial. Sifat  autotrof yang dimilikinya bermanfaat bagi pertumbuhan dan pemeliharaannya diri sendiri, dan juga konsumen(baik langsung ataupun tidak langsung) didalam ekosistem, termasuk hewan. Meskipun sebagian besar manusia sekarang hidup jauh dari ekosistem ladang pertanian, ketergantungan kita terhadap tumbuhan sangatlah terlihat, dari makanan, papan dari kayu, pensil, kertas, obat-obatan dan
masih banyak lagi
            Kajian mengenai tumbuhan pada dasarnya(secara konvensional) sudah ada sejak manusia primitif dapat membedakan  mana tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai pakaian, kayu untuk tempat tinggal, dan –seperti seorang ahli- dapat
membedakan mana yang dapat dimakan dan yang tidak(beracun 
            Sistematika tumbuhan(modern) tidak jauh berbeda dengan metode yang digunakan manusia primitif yang berada diatas, hanya saja dengan alat-alat yang lebih canggih dan manusia yang lebih cerdas, kita(manusia) saat ini dapat mengamati tumbuhan secara lebih mendetail(bahkan sampai tingkat molekuler), dengan itu kita mendapatkan deskripsi tentang tumbuhan yang lebih jelas, sehingga lebih tahu cara memanfaatkan tersebut dan pengklasifikasiannya menjadi lebih jelas dan sistematis.
            Klasifikasi tidak lebih dari sekedar melihat perbedaan dan persamaan terhadap sifat sesuatu, sampai kita dapat mengelompokkan dari persamaan-persamaan itu dan memberi nama sebagai sebuah kelompok baru. Dalam pengklasifikasian terdapat 2 syarat penting yang harus ada yaitu; 1. Informasi yang memadai, 2. Ketelitian. Keduana harus tetap ada dan saling melengkapi. Bayangkan saja jika kita mempunyai informasi yang banyak tapi tidak mengolah informasi tersebut secara baik alias acak-acakan dan tidak teliti, (ditambah dengan banyaknya varietas tumbuhan) kita akan salah dalam pengelompokan(e.g. tumbuhan) dan ketelitian tanpa adanya informasi yang memadai tidak akan pernah menghasilkan klasifikasi yang valid(stagnan). Apabila boleh penulis boleh berpendapat, penulis teringat tentang sebuah ayat dalam Al-Qur’an yang dikira dapat dijadikan suatu konsep(kecil) dalam klasifikasi(tumbuhan khususnya), berikut yang artinya; 
141. dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila Dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.
                Saya memandang ayat ini sebagai tendensi bahwa banyaknya varietas tumbuhan di alam ini(sebagai esensi dari “serupa tapi tak sama”) yang pertama, yang kedua informasi yang lebih lengkap akan mengurangi kesalahan kita dalam mengklasifikasi(e.g bentuk, warna dan rasa-dalam ayat tersebut-), dan yang ketiga perlunya ketelitian (tidak hanya memandang bentuk dan warnanya yang sama kemudian langsung memasukkan dalam satu kelompok, padahal masih ada satu karakter lain yang sudah di dapat informasinya dan berbeda dengan karakter yang dimiliki organisme lain tidak lain adalah rasa) dan ternyata memang benar, klasifikasi ilmiah yang ada saat ini menunjukkan antara zaitun dan delima mempunyai kekerabatan yang agak jauh.
Kerajaan:Plantae
Divisi:Magnoliophyta
Kelas:Magnoliopsida
Ordo:Lamiales
Famili:Oleaceae
Genus:Olea
Spesies:O. Europaea
Kerajaan:Plantae
Divisi:Magnoliophyta
Kelas:Magnoliopsida
Upakelas:Rosidae
Ordo:Myrtales
Famili:Lythraceae
Genus:Punica
Spesies:P. granatum
Pentingnya klasifikasi tumbuhan ini, mengingat banyaknya kultivar yang ada di alam yaitu; mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari tumbuhan, juga-seperti manusia primitif tadi- dan tentunya lebih mudah dalam mengambil manfaat dan kegunaan dari setiap spesies(tumbuhan) yang ada.
Terima kasih semoga bermanfaat.


Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Komentar

 
Support : Biologinesia | Bio-Vid | Circle Paper
Copyright © 2011-2014. BIOLOGINESIA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger